Kelompok 1 Manajemen Data Telematika



TUGAS MAKALAH
MANAJEMEN DATA TELEMATIKA

                                           


  Disusun Oleh:

   Kelompok 1
  1.      Septi Kristin Anantasia
  2.      Nur Yanih
  3.      Novita Sari
  4.      Yuyun Yuningsih


Dosen Pembimbing
Asep Jalaludin,ST,MM


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER CIKARANG
PRODI TEKNIK INFORMATIKA
TAHUN 2018/2019



===================================




KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat, rahmat dan anugerah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Manajemen Data Telematika” tepat pada waktunya. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Pengantar Telematika. Isi dari makalah ini adalah pembahasan pengetahuan mengenai manajemen data telematika.

Kami menyadari bahwa tugas makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik, saran dari semua pihak yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Kami mengucapkan terimkasih kepada semua pihak yang berpesan dalam penyusunan  tugas makalah ini.

                                                                                    


Cikarang, 31 Oktober 2018
















===================================






DAFTAR ISI




KATA PENGANTAR.. i
DAFTAR ISI. ii
BAB I. 1
PENDAHULUAN.. 1
1.1      Latar Belakang
1.2      Rumusan Masalah
1.3      Tujuan Penulisan. 2
         1.3.1 Tujuan Umum.. 2
         1.3.2 Tujuan Khusus. 2
1.4      Manfaat Penulisan. 2
BAB II. 3
PEMBAHASAN.. 3
A.    Manajemen data Telematika. 3
B. Fungsi-Fungsi Manajemen. 3
C.  Macam-Macam Manajemen Data Telematika. 5
D.Permasalahan yang muncul dalam manajemen data telematika. 7
E. Manfaat Manajemen Data Telematika. 10
F.   Penjelasan mengenai beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server 11
BAB III. 12
PENUTUP. 12
3.1      KESIMPULAN.. 12
3.2      SARAN.. 12
3.3      DAFTAR PUSTAKA.. 12













===================================


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sistem manajemen berbasis data adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan oprasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Saat ini peranan data sangatlah menonjol. Pemrosesan basis data menjadi perangkat andalan yang sangat diperlukan oleh berbagai perusahaan. Sistem manajemen berbasis data mengorganisasika suatu volume data dalam jumlah besar yang digunakan oleh perusahan dalam transaksi-transaksinya sehari-hari.

Data harus diorganisasikan sehingga pada manajer kota menemukan data tertentu dengan mudah dan cepat untuk mengambil keputusan.Sedangkan data adalah bahan baku informasi yang dikumpulkan dalam suatu basis data agar pengumpulan dapat dilakukan secara efektif dan efesien diperlukan manajemen data.

        Manajemn data merupakan bagian dari manajemen sumber daya informasi. Basis data (data base) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainya, database tersimpan diperangkat keras, serta dimanipulasi dengan perangkat lunak.Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pengguna atau user.

Penyususnan basis data meliputi masukan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan  menggunakan perangkat sistem manajemen basis data (database sistem DBMS). Manipulasi basis data meliputi proses pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaruan atau pergantian (update) data, serta pembuatan record data.

Sebuah sistem informasi yang efektif menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan bagi penggunanya sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan, baik dalam operasional harus dilandasi oleh data dan informasi yang tepat waktu dan tepat isi agar keputusa yang diambil tepat sasaran. Informasi diperoleh dari pengelolaan data keputusan yang diambil tepat sasaran. Informasi diperoleh dari pengelolaan data yang dilaksanakan oleh sistem informasi dengan dukungan teknologi informasi.

1.2       Rumusan Masalah

         Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah yang kami temukan adalah sebagai berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan manajemen data telematika?
2. Apa fungsi manajemen data telematika ?
3. Apa macam-macam data telematika ?
4. Permasalahan apa saja yang muncul dalam manajemen data telematika ?
5. Manfaat apa saja yang terkandung dalam manajemen data telematika ?
6. Bagaimana kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server ?

1.3       Tujuan Penulisan

            1.3.1 Tujuan Umum
         

  1. Untuk mengetahui dan mengkaji definisi dari manajemen data telematika.
  2. Untuk mengetahui fungsi manajemen data telematika.
  3. Untuk mengetahui macam-macam manajemen data telematika
  4. Untuk mengetahui permasalahan yang muncul dalam manajenen data telematika.
  5. Untuk mengetahui manfaat yang terkandung dalam manajemen data telematika.
  6. Untuk mengetahui kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server

1.3.2 Tujuan Khusus
  • Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Telematika di STMIK Cikarang

1.4       Manfaat Penulisan

  • Memperluas wawasan mahasiswa/mahasiswi serta masyarakat mengenai pengetahuan tentang manjemen data telematikaMemberikan pengetahuan bagi mahasiswa/mahasiswi serta masyarakat yang membaca makalah ini


===================================


BAB II

PEMBAHASAN


 A. Manajemen Data Telematika

Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. Kegiatan Manajemen Data Pengumpulan Data, data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input bagi system. Integritas dan Pengujian, data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya. Penyimpana, data disimpan pada suatu medium, seperti pita magnetic atau piringan magnetic. Pemeliharaan, data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumberdaya data (berkas) tetap mutakhir. Keamanan data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan atau penyalahgunaan. Organisasi data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai. Pengambilan, data tersedia bagi pemakai.

B. Fungsi-Fungsi Manajemen

                        1. Forecasting

Forecasting adalah peramalan tentang kondisi-kondisi di masa depan yang mungkin akan dihadapi oleh organisasi Arti masa depan secara sederhana dan tepat adalah perubahan. Masa depan itu adalah perubahan. Oleh karena itu masa depan mempunyai beberapa karakteristik, yakni : Pasti beda dengan sekarang. Penuh dengan ketidakpastian. Tidak dapat direkayasa. Tidak dapat dikendalikan. Perubahan yang terjadi semakin cepat. Paradoks dengan keinginan manusia. Perubahan dipicu oleh beberapa faktor : Teknologi, kiat mengerjakan sesuatu berdasarkan logika rasional. Ekonomi, prilaku mendayagunakan sumber dalam memenuhi kebutuhan hidup (kepuasan). Sosial, hubungan dalam masyarakat. Politik, pengelolaan kekuasaan dan kekuatan.

                   2. Planning (Perencanaan)


    Planning adalah suatu proses penetapan tujuan yang akan dicapai dan memutuskan strategi dan taktik untuk mencapainya. Karakteristik tujuan yang efektif : Spesifik dan dapat dimengerti. Dapat diukur, punya kerangka waktu tertentu. Singkat. Standar, Realistik, Fleksibel, Dapat diterima, Tujuan perencanaan , Meningkatkan fokus dan fleksibelitas. Meningkatkan koordinasi, Meningkatkan control, Memperbaiki manajemen waktu. Agar perubahan yang terjadi di masa depan tidak terlalu berbeda dari tujuan organisasi.
3. Decision Making (Pengambilan Keputusan)

 Decision adalah menentukan pilihan diantara beberapa alternatif       untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan organisasi.
4. Budgeting (Pengangguran)

Budgeting adalah anggaran pendapatan dan pengeluaran yang   teratur yang meliputi semua tahap kegiatan untuk suatu jangka waktu   tertentu.
5. Staffing (Pengisian Staff)

Staffing adalah kegiatan organisasi memenuhi sumber daya manusianya. Secara skematis staffing dapat di gambarkan sebagai berikut, Perencanaan SDM – Rekruitmen – Seleksi – Orientasi dan Penempatan – Pengembangan – Penilaian Kinerja – Kompensasi – Hubungan Ketenagakerjaan.
6. Pelaksanaan Fungsi

       Pemimpinan, menyalurkan semua kemampuan individu pada aktifitas organisasi demi mencapai tujuan. Pengarahan, menyelia-memotivasi-mendelegasikan-menilai kinerja. Koordinasi, integrasi dari kegiatan-kegiatan individu dan unit-unit ke dalam suatu usaha bersama ke arah tujuan organisasi.

            7. Controlling (Pengawas)


       Controlling adalah proses pemonitoran kegiatan organisasional untuk mengetahui apakah kinerja aktual sesuai dengan standar dan tujuan yang diharapkan. Tahap-tahap dalam controlling : Tetapkan standar. Monitor dan ukur kinerja aktual. Bandingkan hasil kinerja aktual dan standar. Ambil tindakan perbaikan dan buat penyesuaian.
8. Evaluasi

     Evaluasi adalah upaya untuk menilai proses pelaksanaan rencana berdasarkan rencana yang telah dibuat yaitu Objek evaluasi, Kendala-kendala dan penyimpangan. Hasil secara sederhana kesemua fungsi manajemen itu terangkum dalam apa yang dikemukan George R.Terry dalam POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling).

C.  Macam-Macam Manajemen Data Telematika 

     Manajemen data telematika terdiri dari 3 yaitu :

1. Manajemen Data Sisi Klien

           Manajemen data dilihat dasri sisi client adalah kemampuan komputer untuk meminta layanan requestdata kepada komputer lain. Manajemen data ini dapat diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Dalam perkembangannya, client server dikembangkan oleh dominasi perusahaan-perusahaan software yaitu Baan, Informix, Microsoft, dll. Istilah tier dalam server adalah untuk menjelaskan pembagian sebuah aplikasi yang melalui client dan server. Pembagian proses kerja adalah bagian uatama dari konsep client / server saat ini.

    2. Manajemen Data Sisi Server
Database server adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang ditetapkan oleh model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa DBMSs (misalnya, MySQL) secara eksklusif bergantung pada model klien-server untuk akses data. Dalam model Master-Slave, Database master adalah server pusat dan lokasi utama data sementara Database slave master akan disinkronkan backup dari master yang bertindak sebagai proxy.

3. Manajemen Database Sistem Perangkat Bergerak


 Sistem manajemen basis data relasional atai dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai Relational Database Management System (RDBMS) adalah program computer yang didesign untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data permintaan penggunaanya. Keluhan yang muncul dan dikenal secara umum terhadap keberadaan RDBMS adalah kenyataan bahwa implementasi yang ada saat ini dipandang sebagai terlalu ”statis”. Pesatnya perkembangan bagi komunikasi bergerak mendorong para operator layanan berlomba untuk memperkaya macam layanannya guna menambah pemasukan bagi perusahaannya. Contoh dari layanan bergerak yaitu:
a.      GPRS.
GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan bahwa GPRS merupakan teknologi kunci untuk data bergerak :
1. Memperkaya utility investasi untuk perangkat GSM yang sudah ada.
2. Merupakan teknologi jembatan yang bagus menuju generasi ke 3.
3. Mampu memanfaatkan kemampuan cakupan global yang dimiliki          GSM.
4. Menghilangkan atau mengurangi beberapa pembatas bagi akses            data bergerak.
5. Memiliki laju data sampai 115 kbps yang berarti dua kali lipat.
6. Menampakan diri sebagai komunikasi yang selalu terhubung.
 b.  Open Service Gateway Initiative (OSGi)
Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.

D. Permasalahan yang muncul dalam manajemen data telematika.

      1.   Pengertian client-server

Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan yang menyediakan layanan disebut sebagai server. Pengertian lain, client melakukan permintaan suatu informasi atau mengirim perintah ke server. Server akan menerima permintaan dan perintah client. Kemudian server akan memproses memproses berdasarkan permintaan tersebut, dan mengembalikan kepada client sebagai hasil pemrosesan yang sudah dilakukan. Service Request adalah permintaan dari client baik berupa permintaan data maupun perintah ke server. Service Response berupa balasan dari server atas permintaan dari client berupa hasil proses.Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.

 2.  Karakteristik client server


    Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas.  Service  Menyediakan layanan terpisah yang berbeda. Shared resource Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource  Asymmetrical Protocol antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback. Transparency Location adalah proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client  Mix-and-match  tidak tergantung pada platform. Message-based-exchange antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message. Encapsulation of service message memberitahu server apa yang akan dikerjakan. Scalability sistem C/S dapat dimekarkan baik vertikal maupun horizontal. Integrity kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.
a. Karakteristik Server - Pasif - Menunggu request - Menerima request-memproses mereka dan mengirimkan balasan berupa service
b. Karakteristik Client - Aktif - Mengirim request - Menunggu dan menerima balasan dari server
         3. Keuntungan client-server
Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi (mudah dalam maintenance). Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
Semua data disimpan di server. Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja.Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Namun pada peer-to-peer, update data sulit. Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
         4.      Kelemahan client-server
Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya. - Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.
         5.   Batasan file server
Beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan Setiap klien harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori. Klien harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang bagus. Salinan DBMS pada setiap klien harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama. Tanggung jawab diserahkan kepada programmer.
         6. Arsitektur database server
Klien bertanggung jawab dalam mengelola antar muka pemakai (mencakup logika penyajian data, logika pemrosesan data, logika aturan bisnis). Database server bertanggung jawab pada penyimpanan, pengaksesan, dan pemrosesan database. Database serverlah yang dituntut memiliki kemampuan pemrosesan yang tinggi. Beban jaringan menjadi berkurang. Otentikasi pemakai, pemeriksaan integrasi, pemeliharaan data dictionary dilakukan pada database server. Database server merupakan implementasi dari two-tier architecture.
ü  Aplikasi Web dapat dibagi menjadi 2 macam :

  • §     Web Statis
  • §     Web Dinamis
ü  Teknologi untuk membentuk aplikasi Web yang dinamis :

  • §     Teknologi pada sisi klien (client-side technology)
  • §     Teknologi pada sisi server (server-side technology)
ü  Teknologi pada sisi Klien :

  • §      Kontrol Active X
  • §     Java applet
  • §     Client-side script (JavaScript dan VBScript)
  • §     DHTML (CSS / Cascading Style Sheets)
ü  Teknologi pada sisi Server :

  • §     CGI
  • §       FastCGI
  • §     Proprietary Web Server API (ISAPI dan NSAPI)
  • §     Active Server Pages (ASP)
  • §     Java Server Pages (JSP) dan Java Servlets
  • §      Server-side JavaScript
  • §      PHP

E. Manfaat Manajemen Data Telematika

Manfaat Manajemen Data Telematika Manfaat yang diperoleh dari manajemen data adalah :


  • §     Mengatasi kerangka (redundancy) data.
  • §     Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
  • §     Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
  • §     Menyusun format yang standar dari sebuah data.
  • §     Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user).
  • §     Melakukan perlindungan dan pengamanan data (data security).
  • §     Menyusun integritas dan independensi data.
F. Penjelasan mengenai beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server

1. Arsitektur Single- Tier Arsitektur Single- Tier adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan alternatifnya sangat mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
2. Arsitektur Two-tier Pada Arsitektur Two-tier, antarmukanya terdapat pada lingkungan desktop dan sistem manajemen database biasanya ada pada server yang lebih kuat yang menyediakan layanan pada banyak client. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database.
3. Arsitektur Three-tier Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan client dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. Middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database staging.
4. Multi tier Arsitektur Multi Tier adalah suatu metode yang sangat mirip dengan Three Tier. Bedanya, pada Multi Tier akan diperjelas bagian UI (User Interface) dan Data Processing. Yang membedakan arsitektur ini adalah dengan adanya Business Logic Server. Database Server dan Bussines Logic Server merupakan bagian dari Data Processing, sedangkan Application Server dan Client/Terminal merupakan bagian dari UI. 


===================================

BAB III

PENUTUP


3.1       KESIMPULAN
Manajemen data pada telematika terdiri dari manajemen data sisi client, manajemen data sisi server dan menajemen data base sistem. Client server merupakan sebuah kemampuan dan layana computer untuk meminta request dan menjawab request data ke computer lain. Setiap instance dari computer yang meminta layana atau request disebut sebagai client dan setiap instance yang menyediakan dan memberikan layanan atau menjawab request disebut server. Data yang diminta oleh client diambil dari data base pada sisi server (server side) yang sering disebut data base server.

3.2       SARAN

Dan diharapkan, dengan diselesaikannya makalah ini, baik pembaca maupun penyusun dapat mengetahui pengertian tentangmanajemen data telematika.

3.3       DAFTAR PUSTAKA





Sesi Tanya Jawab




Nama :  Suryana
Pertanyaan : Sebutkan kekurangan manajemen data telematika!

Jawaban Kami :
Kekurangan manajemen data telematika adalah sebagai berikut:

1. Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet.

2. Penyebaran virus atau malicious ware fraund atau penipuan yang menggunakan e-mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.

3. Kejahatan telematika sebagai kejahatan transnasional seperti human trafficking, penyelundupan orang , narkotika, atau teroris internasional.

4. Kejahatan telematika merugikan individu.

5. Kejahatan telematika merugikan negara.



Nama : Suryana
Pertanyaan : Sebutkan karakteristik client-server!

Jawaban Kami :
Karakteristik client-server

a. Karakteristik server
· Pasif
· Menunggu request
· Menerima request
· Memproses mereka dan
Menunggu balasan service

b. Karakteristik client
· Aktif
· Mengirim request
· Menunggu dan menerima balasan dari server



Nama : Suryana
Pertanyaan : Bagaimana cara mengatasi data yang hilang?

Jawaban Kami :
Beberapa cara mengatasi data yang hilang:

1. Cek folder Recycle Bin Saat data di windows dihapus, file tersebut sebenarnya tidak benar-benar dihapus dari computer anda. Windows menampungnya dalam folder Recycle Bin.

2. Lakukan Back-up data di tempat berbeda dari kompuer Lakukan back-up data paling tidak satu bulan sekali kedalam penyimpanan cadangan seperti flashdisk, CD/DVD Room, Hardisk, dll. Sehingga saat terjadi data hilang atau rusak akibat virus. Anda cukup salin kembalidaro rowayat back-up.

3. Gunakan teknologi Cloud Computing Dengan cloud, data anda akan tersimpan di server online sehingga terhindar dari hilangnya data akibat virus, system error, bencana alam, dll, seperti yang dimiliki Microsoft Azure.

4. Gunakan fitur Restore Previous Versions Cara ini merupakan cara yang mudah karena anda tidak perlu menginstall program khusus untuk recovery file. Namun pastika sudah mengaktifkan restore point pada computer.

5. Gunakan software khusus jika diperlukan Cara terakhir adalah menggunakan software khusus recovery data. Ada banyak software yang dapat anda gunakan baik gratis maupun yang berbayar, seperti Recuva, MiniTool Partition Recovery, Wise Data Recovery, dan PC Inspector



Nama : Asep
Pertanyaan : Bagaimana pengaplikasian manajemen data telematika dalam kehidupan sehari-hari?

Jawaban Kami :
😭 Belum ada jawabannya pak ekoo..



Nama : ASEP
Pertanyaan : Masalah apa saja yang ada dalam manajemen data telematika?

Jawaban Kami :
Masalah yang ada dalam manajemen data telematika:

1. Masalah keamanan (security).
Adanya pencurian data oleh pihak-pihak yang tdak memiliki hak otoritas dan penyerangan dengan menggunakan metode illegal yaitu hacking.

2. Deadlock
Munculnya permasalahan deadlock akibat lalu lintas data yang padat tanpa adanya penambahan resource untuk kelancaran transmisi data.

3. Infrastruktur jaringan yang buruk.
Infrastruktur jaringan yang buruk menjadi kendala untuk transmisi data, telematika membuatkan pertukaran data melalui jaringan.

4. Traffic congestion
Hal ini disebabkan oleh banyaknya client meminta server melakukan layanan.

5. Server down
Server mengalami gangguan baik yang berasal dari system internal database maupun gangguan jarngan.



Nama : Ajeng
Pertanyaan : Sebutkan fungsi manajemen data telematika!

Jawaban Kami :
Fungsi manajemen data telematika yaitu sebagai berikut:

a. Mengatasi kerangka (redundancy) data.
b. Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
c. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
d. Menyusun format yang standar dari sebuah data.
e. Menyusun integritas dan independensi data.
f. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.


Komentar

Posting Komentar